Tekankan Pentingnya Portofolio Produk, Mentor UMKM Kendari Ini Ungkap Strategi Menembus Pasar Premium

KENDARI, NULISPRENEUR.COM – Membangun nama baik atau reputasi dalam memasarkan produk atau personal ternyata dianggap belum cukup untuk memikat konsumen di era pasar yang kompetitif saat ini.

Hal tersebut ditegaskan oleh Founder Aufa Kendari sekaligus Mentor UMKM, La Ode Darmawan. Menurutnya, calon pengguna produk secara alamiah akan selalu mencari bukti nyata berupa “contoh karya” sebelum memutuskan untuk membeli.

Darmawan menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan bagian krusial dalam dunia pemasaran yang dikenal dengan istilah Funnel Building.

Dalam tahapannya, proses pembuktian karya ini masuk ke dalam kategori Top of Funnel (TOFU), yakni fase di mana calon konsumen mulai diberikan edukasi dan pengetahuan mendalam mengenai produk atau jasa yang ditawarkan.

BACA JUGA: SD Hidayatullah Kendari Sukses Gelar Ramadhan Tahfidz Fest 2026: Syiar Al-Qur’an dan Momentum Muhasabah Diri

Menurut La Ode Darmawan, strategi funneling ini berlaku hampir di semua jenis produk, terutama pada sektor jasa yang bersifat premium.

Konsumen kelas atas cenderung lebih selektif dan membutuhkan validasi visual atau teknis melalui portofolio yang kuat untuk memastikan bahwa harga tinggi yang mereka bayar sebanding dengan kualitas yang didapatkan.

“Kalau teman-teman pelaku usaha ingin dihargai secara baik, apalagi masuk ke kategori harga premium, suka atau tidak suka, minimal harus belajar memahami konsep ini,” ujar ayah dua anak ini.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hubungan antara pemahaman strategi ini dengan kesuksesan pelaku usaha sangatlah erat.

Menjual jasa dengan harga tinggi memerlukan kepercayaan tingkat tinggi, dan kepercayaan tersebut hanya bisa dibangun jika pengusaha mampu mendemonstrasikan keahlian mereka secara transparan sejak tahap awal perkenalan.

Ia pun mengajak para pelaku usaha untuk tidak hanya berhenti pada tahap memahami teori, tetapi segera mempraktikkannya.

Dengan menyusun alur pemasaran yang jelas dan menunjukkan bukti karya yang autentik, UMKM diharapkan mampu naik kelas dan mendapatkan apresiasi harga yang lebih layak di mata konsumen. ***

Editor: Fitrah Nugraha

1 comment

comments user
Wawan

Terima kasih atas rangkuman yang baik ini mas Fitrah dan Nulispreneur.
🫡🫡🫡

Post Comment