KENDARI, NULISPRENEUR.COM – Pemilik atau Owner Agrowisata California, La Mimin, SE, memaparkan sejumlah keuntungan strategis menjadi seorang wirausahawan dibandingkan menjadi karyawan di sektor profesional.
Menurut La Mimin, menjadi pengusaha bukan sekadar membangun bisnis, melainkan upaya mengambil kendali penuh atas kemudi hidup sendiri.
Dalam keterangannya, pengusaha kelulusan Universitas Haluoleo (UHO) jurusan Akuntansi ini menyoroti tiga poin utama yang menjadi daya tarik dunia usaha:
1. Otoritas Penuh terhadap Waktu
La Mimin menjelaskan bahwa pengusaha memiliki kebebasan waktu yang tidak dimiliki oleh pekerja kantoran. Wirausahawan memiliki otoritas penuh untuk mengatur jadwal kerja dan istirahat tanpa tekanan dari pihak luar.
“Hal ini sangat berbeda dengan kondisi sebagai karyawan, di mana waktu telah diikat oleh aturan perusahaan dan ketidakpatuhan terhadap jam kerja dapat berujung pada sanksi,” ujarnya.
2. Potensi Pendapatan Tanpa Batas
Dari sisi finansial, Ketua Asosiasi Property Muslim Indonesia (APMI) Sultra ini menyebutkan bahwa penghasilan pengusaha bersifat dinamis dan sangat ditentukan oleh strategi serta kerja keras pribadi.
Jika pendapatan bulan ini mencapai angka tertentu, ada potensi besar angka tersebut melonjak berkali-kali lipat pada bulan berikutnya seiring perkembangan usaha.
Kondisi tersebut ia bandingkan dengan pendapatan tetap karyawan yang cenderung stagnan setiap bulannya, terlepas dari seberapa besar dedikasi dan tenaga yang dikeluarkan dalam bekerja.
3. Kontribusi Sosial Melalui Lapangan Kerja
Lebih dari sekadar materi, La Mimin menegaskan bahwa menjadi pengusaha adalah bentuk kontribusi nyata bagi negara. Dengan membangun bisnis, seorang pengusaha turut membantu menyediakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Langkah ini dinilai krusial mengingat saat ini jumlah lulusan institusi pendidikan jauh melampaui ketersediaan lowongan kerja yang ada di pasar.
Kesiapan Mental sebagai Fondasi
Meski menawarkan banyak keuntungan, La Mimin mengingatkan bahwa jalan wirausaha penuh dengan tantangan. Ia menekankan pentingnya membekali diri sejak dini dengan mental yang tangguh dan pola pikir positif sebagai fondasi utama untuk bertahan dan meraih kesuksesan di dunia bisnis. ***
Editor: Fitrah Nugraha
Post Comment