KONAWE SELATAN, NULISPRENEUR.COM — Pemilik (Owner) Agrowisata California, Lamimin, S.E., memaparkan konsep Integrated Farming (pertanian terpadu) dan properti syariah dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Aula Agrowisata California, Rabu (2/9/2026).
Sesi sharing inspirasi bisnis tersebut menjadi pembuka rangkaian kegiatan PKM yang berlangsung pada 2–9 September 2026.
Program ini menghadirkan delegasi akademisi dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri, termasuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo (FISIP UHO) Kendari pimpinan Dekan Prof. Dr. H. Eka Suaib, M.Si.
Kemudian Universitas Putra Malaysia pimpinan Prof. Halizah Abdul Rahman dan Prof. Rusli Abdullah, Universitas Teuku Umar Aceh pimpinan Dr. Afrizal Tjoetra, M.Si., serta Universitas Abulyatama Aceh pimpinan Dr. Lensoni.

BACA JUGA: Pengurus MES Sultra 1448–1451 H Resmi Dilantik: Momentum Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Cialam Jaya, tokoh masyarakat, serta puluhan petani setempat.
Dalam paparannya, Lamimin menjelaskan, Integrated Farming merupakan sistem terpadu yang mengintegrasikan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pengelolaan limbah, energi, edukasi, hingga pariwisata dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
“Penerapan pertanian terpadu dapat membantu petani mengoptimalkan sumber daya yang tersedia sekaligus menekan biaya produksi, khususnya melalui pemanfaatan limbah peternakan dan bahan organik di lingkungan sekitar,” ujar Lamimin.
Ia memaparkan, limbah peternakan kuda dan ayam kampung serta sisa rerumputan di kawasan Agrowisata California diolah melalui proses fermentasi menjadi kompos dan media tanam organik.

BACA JUGA: TDA GROW BEYOND 2026: Hadirkan Praktisi Bisnis Nasional dan Local Heroes di Kendari
Dengan pendekatan ini, limbah yang semula menjadi masalah berhasil diubah menjadi sumber daya bermanfaat untuk menghasilkan pangan sehat.
Selain pengolahan sampah organik, Agrowisata California juga mengenalkan teknologi pengolahan limbah plastik yang aman bagi lingkungan sebagai bagian dari edukasi ekonomi sirkular.
Melalui penerapan model edukasi ini, masyarakat diharapkan terdorong untuk membangun ketahanan pangan lokal yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan tanpa bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar.

BACA JUGA: Santri Ponpes Daarul Faqih Boyong Medali Pencak Silat Championship di Jakarta
Agrowisata California: Lokasi Ideal untuk Kegiatan Edukasi dan Rekreasi
Agrowisata California yang terletak di kawasan Tanea-Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara ini menawarkan berbagai fasilitas menarik.
Fasilitas yang ada diantaranya mulai dari area perkemahan yang luas dan nyaman, aula meeting, gazebo, dan dapur umum, wahana berkuda, memanah, dan berenang, wisata menanam, memanen, dan memetik buah, ATV dan area outbound hingga keamanan ketat dengan security dan CCTV 24 jam.
Selain itu, Agrowisata California juga menawarkan fasilitas meeting room yang dirancang untuk menciptakan suasana pertemuan yang berbeda dari tempat konvensional. Udara segar dan pemandangan hijau di sekitar lokasi memberikan nuansa inspiratif yang mendukung produktivitas peserta.
“Dengan suasana yang mendukung produktivitas, kami ingin memberikan pengalaman pertemuan yang nyaman dan profesional,” ujar La Mimin, Owner Agrowisata California.
Terletak di lembah Gunung Wolasi, tempat ini menawarkan pemandangan alam yang indah, udara segar, dan lingkungan yang sangat cocok untuk kegiatan refreshing, outing class, maupun perkemahan edukatif.
Untuk informasi lebih lanjut atau reservasi, pengunjung dapat menghubungi Admin melalui WhatsApp di nomor 0822-4711-7547. ***
Editor: Fitrah Nugraha
Post Comment