KENDARI, NULISPRENEUR.COM – Bayangkan memulai bisnis hanya dengan sebuah gerobak, modal Rp 4 juta, dan tekad kuat—itu yang dilakukan Hendy Setiono di tahun 2003 di Surabaya. Ia adalah pemilik bisnis kuliner yang cukup ternama, Kebab Turki Baba Rafi.
Kini, Kebab Turki Baba Rafi telah mencatatkan lebih dari 1.300 outlet di 10 negara—Indonesia, Malaysia, Filipina, China, Belanda, dan lainnya.
Perjalanannya penuh tantangan, tapi Hendy terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi hingga menjadi pengusaha kuliner tersukses di tanah air. Yuk pelajari strategi-strateginya.
1. Mulai dari Skala Kecil dan Bertahap
Hendy memulai usaha hanya dari gerobak kecil di pinggir jalan dan meminjam Rp 4 juta dari adik perempuannya. Ia tak langsung buka restoran besar karena menghindari risiko besar saat belum siap. Kesuksesannya dimulai dengan gerobak tunggal—kemudian berkembang secara perlahan, konsisten, dan berkelanjutan hingga menjadi bisnis waralaba profesional.
Kiat untuk #SobatPreneur:
- Mulai dengan modal yang realistis
- Uji produk secara langsung di pasar lokal
- Skala bertahap sambil memperkuat sistem operasional
2. Kenali Pasar dan Adaptasi Produk
Saat merintis Kebab Turki Baba Rafi, Hendy melakukan riset pasar dan menyusun resep yang cocok untuk lidah Indonesia—lebih ringan rempahnya dan ukuran porsi sesuai konsumen lokal. Inovasi ini memastikan kebab bisa diterima secara luas, sekaligus membedakan dari kompetitor.
Langkah konkret:
- Pelajari preferensi konsumen di target pasar
- Adaptasi resep atau produk sesuai budaya dan selera lokal
- Tambahkan variasi menu secara berkala
3. Bangun Brand dengan Konsistensi dan Pelayanan
Kesuksesan Baba Rafi tak lepas dari branding yang konsisten dan kuat: nama mudah diingat, outlet seragam, serta pelayanan ramah dan profesional. Hendy juga aktif menjadi pembicara di media nasional dan internasional, memperkuat citra bisnisnya.
Strategi yang bisa diadopsi #SobatPreneur:
- Investasi pada identitas visual (logo, outlet, kemasan)
- Latih tim melayani pelanggan dengan maksimal
- Gunakan media sosial dan press release untuk membangun reputasi
4. Terapkan Inovasi Operasional & Teknologi
Baba Rafi berhasil bertahan menghadapi krisis berkali-kali, bahkan pandemi COVID‑19, berkat sistem operasional yang efisien dan inovasi—seperti sistem distribusi cepat, kontrol stok, dan model franchise yang scalable.
Rekomendasi praktis:
- Gunakan sistem manajemen yang sederhana tapi rapi (misalnya Zahir Accounting)
- Optimalkan proses distribusi dan stok
- Kembangkan SOP yang jelas untuk konsistensi layanan
5. Fokus pada Kualitas dan Kepuasan Pelanggan
Hendy percaya bahwa kualitas bahan baku dan konsistensi produk adalah kunci membangun kepercayaan pelanggan. Dia juga menekankan pentingnya memilih mitra dan tim yang berdedikasi, karena mereka akan membawa brand ke level yang lebih tinggi.
Kiat untuk diterapkan:
- Jaga standar kualitas produk di setiap outlet
- Pilih mitra franchisee yang terpercaya
- Latih tim agar mampu menjaga standar layanan
6. Bangun Bisnis yang Ramah Sosial dan Berkelanjutan
Tidak hanya fokus pada profit, Hendy mendirikan Hendy Setiono Foundation (HSF) pada 2019 untuk mentoring UMKM, membagikan gerobak gratis lewat Gerobak Masyarakat (GERMAS), serta mendukung aktivitas sosial lainnya seperti donasi dan program CSR.
Manfaatnya:
- Bangun reputasi yang positif dan beretika
- Perluas dampak sosial dan brand awareness
- Jalin hubungan jangka panjang dengan komunitas
7. Visi Global dan Ekspansi Berbasis Data
Franchise di luar negeri dimulai sejak 2012 ke Malaysia dan Filipina, lalu terus berkembang ke berbagai negara. Hendy merancang ekspansi global berdasarkan kesiapan tim, riset pasar, dan regulasi setempat.
Tips #SobatPreneur:
- Siapkan persyaratan ekspansi (legal, perizinan, partner lokal)
- Gunakan pilot project sebelum komitmen besar
- Fokus pada kota dengan potensi pasar tinggi (penduduk besar Millennials)
Nah #SobatPreneur, strategi bisnis Hendy Setiono mengajarkan bahwa sukses di industri kuliner bukan soal modal besar, melainkan visi yang jelas, inovasi, kualitas, dan dedikasi sosial.
Untuk #SobatPreneur yang ingin membangun bisnis skala kecil hingga internasional, pelajari tahap demi tahap—dari gerobak gerobak hingga jadi jaringan global. ***
Editor: Fitrah Nugraha
Post Comment