SD Hidayatullah Kendari Sukses Gelar Ramadhan Tahfidz Fest 2026: Syiar Al-Qur’an dan Momentum Muhasabah Diri

 

KENDARI, NULISPRENEUR.COM Kegiatan Ramadhan Tahfidz Fest 2026 yang diselenggarakan SD Hidayatullah Kendari berlangsung khidmat diisi dengan penampilan hafalan Al-Qur’an, tausiah, hingga buka puasa bersama orang tua siswa.

Acara yang dimulai pukul 16.00 WITA ini menjadi ajang memperkuat nilai keimanan sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci.

Kemeriahan acara diawali dengan penampilan para pemenang lomba hafalan Al-Qur’an. Tiga penampil terbaik, yakni Nabhan (Juara 1), Zulfa Khodijah (Juara 2), dan Nur Insana Maharani (Juara 3), memukau hadirin dengan lantunan ayat suci yang merdu dan khusyuk.

Jalannya acara dipandu secara tertib oleh Ustazah Desi Ratnasari, S.AP., M.AB dan Ustazah Rahmiyatin Rama, S.Pd., M.Pd., Gr.

WhatsApp-Image-2026-03-08-at-17.52.23-1024x576 SD Hidayatullah Kendari Sukses Gelar Ramadhan Tahfidz Fest 2026: Syiar Al-Qur’an dan Momentum Muhasabah Diri

BACA JUGA: Spesial Ramadhan, Agrowisata California Kendari Tawarkan Jambu Kristal Rp20 Ribu per Kilogram

Pesan Mendalam dalam Tausiah

Puncak acara diisi dengan sesi tausiah dan tanya jawab yang dipandu oleh Ust. Bukrah Nursalam, S.S., Gr. Menghadirkan pemateri Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Tenggara, Ust. Lutfiuddin, S.S., M.Pd, yang mengangkat tema menyentuh: “Allah Tidak Pernah Lelah Menunggu Pulang”.

Dalam untaian nasihatnya, Ust. Lutfiuddin mengajak seluruh jemaah untuk sejenak menundukkan hati dan merenungkan tiga hakikat mendasar eksistensi manusia di muka bumi.

Pertama, ia mengingatkan tentang asal-usul penciptaan. Merujuk pada Surah Al-Mursalat ayat 20, ia menegaskan bahwa manusia pada hakikatnya dibentuk dari tanah dan setetes air yang hina.

Dengan silsilah penciptaan yang demikian rendah, maka sejatinya tidak ada ruang sedikit pun bagi manusia untuk memelihara benih kesombongan di dalam dada.

Kedua, mengenai tujuan hidup. ia menekankan bahwa keberadaan manusia di dunia bukanlah tanpa arah, melainkan memiliki misi tunggal yang mulia, yakni semata-mata untuk mengabdi dan beribadah kepada Allah SWT, sebagaimana yang digariskan dalam Surah Adz-Dzariyat ayat 56.

Terakhir, Ust. Lutfiuddin menutup narasinya dengan pengingat tentang muara kehidupan. Berlandaskan Surah Ali Imran ayat 185, beliau menyampaikan pesan yang menggetarkan hati: bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mengakhiri perjalanannya dan kembali menghadap Sang Pencipta.

Karena itu, setiap langkah di dunia hendaknya menjadi persiapan untuk pulang dengan jiwa yang tenang dan amal yang diridhai.

“Kembalilah kepada Allah dengan hati yang bersih, jiwa yang penuh taubat, dan amal yang diridhai-Nya,” pesan Ust. Lutfiuddin di hadapan para orang tua siswa dan guru.

WhatsApp-Image-2026-03-08-at-17.53.10-1024x576 SD Hidayatullah Kendari Sukses Gelar Ramadhan Tahfidz Fest 2026: Syiar Al-Qur’an dan Momentum Muhasabah Diri

BACA JUGA: Muslim Young Preneur Gelar Seminar Cash Flow: Bedah Strategi Transformasi Bisnis bagi UMKM Kendari

Dialog Interaktif dan Kebersamaan

Antusiasme peserta terlihat pada sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif sebelum memasuki waktu berbuka. Banyak orang tua siswa memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi mengenai penanaman nilai agama pada anak.

Rangkaian Ramadhan Tahfidz Fest 2026 ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk prestasi hafalan siswa, tetapi juga menjadi momentum transformasi diri bagi seluruh hadirin di bulan Ramadhan. ***

Editor: Fitrah Nugraha

Post Comment