KENDARI, NULISPRENEUR.COM – Komunitas Sahabat Tumbuh melalui program “Sahabat Sharing” sukses menyelenggarakan kegiatan diskusi publik bertajuk “Ngobrol Bareng Tentang Patah & Hati”.
Acara yang ditujukan khusus bagi kaum perempuan ini berlangsung pada Sabtu (07/02/2026) bertempat di Hotel Fortune, Kota Kendari.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Putri Qurratu’ain dan Inne Ummuels. Kedua pemateri tersebut dikenal sebagai penulis sekaligus pengusaha muslimah yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan di Sulawesi Tenggara.
Putri Qurratu’ain, yang juga merupakan pendiri Yayasan Sepuluh Ribu Bangun Masjid, membagikan pandangannya mengenai manajemen hati dalam menghadapi persoalan hidup.
Kehadiran Putri yang juga pemilik usaha Sukurmi ini memberikan inspirasi bagi para peserta mengenai bagaimana mengubah kesedihan menjadi energi positif yang bermanfaat bagi umat.

BACA JUGA: Tim Hijrah Akbar Kendari Gelar Rihla Perdana di Agrowisata California
Sementara itu, narasumber kedua, Inne Ummuels, yang merupakan pendiri Muslimah Preneur Kendari memberikan perspektif dari sisi kemandirian ekonomi dan mental.
Inne yang sekaligus pemilik El Ummu Group ini menekankan pentingnya bagi seorang muslimah untuk tetap berdaya dan tangguh meski sedang menghadapi tantangan emosional atau kegagalan.
Diskusi yang berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA ini, membedah berbagai persoalan yang relevan dengan kehidupan muslimah modern. Para peserta diajak untuk berdialog secara interaktif mengenai cara menyikapi kekecewaan dan membangun kembali semangat diri.
Wadah ini dibentuk untuk menciptakan ruang bertumbuh bagi perempuan melalui kolaborasi, edukasi, dan inspirasi yang berbasis pada nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para muslimah di Kendari dapat memperoleh dukungan moral dan wawasan baru dalam mengelola kesehatan mental mereka.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan silaturahmi antarpeserta yang hadir dalam suasana hangat dan kekeluargaan. ***
Editor: Fitrah Nugraha
Post Comment