KENDARI, NULISPRENEUR.COM – Maraknya kasus pelecehan seksual yang terus bermunculan baik di ruang siber maupun kehidupan nyata memicu kekhawatiran mendalam bagi kaum perempuan.
Di tengah tuntutan untuk tetap produktif di ruang publik, rasa takut sering kali membayangi pergerakan perempuan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menanggapi fenomena tersebut, platform “Talks With You” menginisiasi sebuah diskusi daring bertajuk “Sulawesi Mencari Ruang Aman bagi Perempuan” guna membedah solusi atas krisis keamanan gender ini.
Diskusi ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026, mulai pukul 16.00 WITA secara daring melalui fitur siaran langsung di akun Instagram @talks.with_you.
Pemilihan media sosial sebagai wadah diskusi bertujuan untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama kaum milenial dan aktivis yang peduli terhadap isu-isu perempuan di wilayah Sulawesi.

Sejumlah tokoh perempuan dan aktivis lintas wilayah dihadirkan sebagai pembicara utama untuk memberikan perspektif yang komprehensif. Salah satunya adalah Risma (@risma.des), seorang aktivis muslimah asal Makassar yang dikenal vokal dalam menyuarakan hak-hak perempuan di Sulawesi Selatan.
Selain itu, diskusi ini juga diperkuat oleh kehadiran Hana (@hanaa_elchareemah), seorang penulis dan pegiat literasi yang akan meninjau isu ini melalui kacamata edukasi dan literasi.
Melengkapi panelis, hadir pula Atiqah Nur Ghaziyah (@atiqah_nur_ghaziyah), aktivis muslimah dari Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kolaborasi antar-tokoh dari berbagai latar belakang ini dirancang untuk mencari titik temu mengenai bagaimana menciptakan ekosistem yang mendukung keamanan perempuan di ruang publik.
Pentingnya diskusi ini didasari oleh realita bahwa ruang publik yang benar-benar aman bagi perempuan masih menjadi tanda tanya besar hingga hari ini.
Masyarakat, khususnya perempuan di wilayah Sulawesi, diajak untuk terlibat aktif dalam diskusi ini guna berbagi pengalaman dan pemikiran. Dengan adanya kegiatan literasi publik semacam ini, diharapkan kesadaran kolektif untuk menghapuskan pelecehan seksual dapat semakin terbangun.
Sesi tanya jawab interaktif akan disediakan bagi para pengikut Instagram guna memastikan aspirasi dan kegelisahan kaum perempuan dapat tersalurkan secara langsung kepada para pegiat yang berkompeten. ***
Editor: Fitrah Nugraha
Post Comment