KENDARI, NULISPRENEUR.COM — Tim santri dari SMP Bina Insan Mandiri Al Masrur Kendari (Pondok Pesantren Baron Kendari) berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Museum & Taman Budaya Provinsi Sulawesi Tenggara ini berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Agustus 2026, di Aula UPTD Museum & Taman Budaya Sultra.
Delegasi SMP Bina Insan Mandiri Al Masrur Kendari diwakili oleh tiga santri, yaitu Nur Asyifa Salsabila asal Kendari, Wa Ode Alhawarizmi Jinani asal Buton Tengah, dan Najwa Azzahra Nurfitrah asal Buton Selatan.
Tim ini tampil setelah melalui persaingan sengit melawan 22 sekolah jenjang SMP/MTs sederajat dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Prestasi ini menambah rekor impresif SMP Bina Insan Mandiri Al Masrur Kendari di ajang tahunan tersebut. Pada LCCM Provinsi Sultra tahun 2024, sekolah ini berhasil menduduki posisi Juara 3, sebelum kemudian merebut gelar Juara 1 pada LCCM Sultra tahun 2025.
Atas pencapaian berkelanjutan ini, SMP Bina Insan Mandiri Al Masrur Kendari ditunjuk untuk mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara pada ajang LCCM tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada tahun 2026.
Pesantren yang berlokasi di Jl. Subsidi II, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari ini telah berakreditasi A, dan dikenal sebagai lembaga pendidikan yang memadukan nilai keislaman, akademik unggul, dan pembinaan karakter Islami yang kuat.
Pondok Pesantren Al Ihsan Baron Kendari menaungi dua satuan pendidikan, yakni SMP Bina Insan Mandiri Al-Masrur Kendari dan SMA Bina Insan Mandiri Al-Masrur Kendari.
Kedua lembaga ini telah memiliki izin resmi dari Dinas Pendidikan, dengan kurikulum yang mengintegrasikan pendidikan umum dan pendidikan agama berbasis pondok.
Program pendidikan di pesantren ini terbagi menjadi dua jalur utama, yaitu SMP Reguler & Villa Qur’an serta SMA Reguler & Villa Qur’an. Setiap program dirancang untuk menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan keterampilan hidup santri.
Para santri akan mendapatkan pembelajaran Tahfidz Qur’an dengan target hafalan 30 juz, pembinaan bahasa Arab, serta program peminatan yang menarik seperti The Winner (Sang Juara), Moslem Scholar (Calon Ulama), dan Entrepreneur (Pengusaha).
Ketiga peminatan ini menjadi ciri khas unggulan pesantren dalam mencetak generasi unggul di berbagai bidang.
Melalui program Pendidikan Pondok dan Sekolah Reguler, santri tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga dibekali dengan kemampuan akademik modern yang kompetitif.
Sistem asrama dan lingkungan belajar yang kondusif menjadikan pesantren ini sebagai tempat ideal untuk menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab.
Informasi dan pendaftaran dapat dilakukan melalui nomor kontak resmi: 0813-4102-2141 (Ust. Hasyim Fardianta, S.Pd), 0852-4224-0481 (Ust. Hamudin, S.S), dan 0822-5369-4507 (Ust. Kasmudin, S.E).
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengikuti akun media sosial resmi di Instagram @Ponpesbaron.kendari dan Facebook Pesantren Al Ihsan Baron Kendari. ***
Editor: Fitrah Nugraha
Post Comment